Pembuktian Rumus Impuls dan Momentum dalam FISIKA.

Hallo guys. Apa kabarmu hari ini semoga kamu dalam keadaan baik baik saja ya. Aamiin. Malam ini sebenarnya saya iseng aja mau menulis topik berbau fisika karena sudah lama juga tidak menulis topik berbau fisika dari sebelumnya kebanyakan bertopik tutorial dan kali ini saya mau membahas mengenai Impuls dan Momentum dalam pelajaran fisika.


Nah sebelum belajar pembuktian dari rumus impuls dan momentum pasti sebelum rumus itu ditemukan pasti harus dipahami dulu konsep awalnya bagaimana sehingga akhirnya didapatkanlah formula impuls dan momentum.

Kita akan lebih paham jika mengerjakan permasalahan soal soal fisika jika tahu akan konsep dasarnya tidak langsung menerapkan rumus begitu saja. Sebelumnya saya sudah post bagaimana caranya agar kamu bisa fisika. Belajar fisika sebaiknya jangan dihafal tetapi dipahami betul konsep dasarnya.
Sebelumnya saya sempat membahas pembuktian rumus GLBB dan pembuktian rumus gas ideal.

Pemahaman konsep impuls dan momentum bermula dari permasalahan benda yang berubah keadaannya. Maksudnya gimana? Suatu benda berubah keadaannya terjadi apabila benda tersebut kecepatannya berubah misal:
1. benda diam menjadi bergerak atau benda bergerak menjadi diam
2. benda bergerak dan semakin cepat atau semakin lambat
3. berubah arah geraknya (searah ataupun berbalik arah)

Mungkin saat kita belajar di sekolah kita hanya tahu bahwa impuls dan momentum terjadi pada benda benda yang bertumbukan. Jawabannya yaa memang betul tapi seperti tadi yang saya katakan bahwa impuls dan momentum juga terjadi pada benda yang bergerak dipercepat atau diperlambat. Mengapa? Karena impuls dan momentum membicarakan soal bagaimana keadaan benda tersebut berubah.

Nah dari problem itu muncul ide bahwa untuk mengubah  suatu keadaan perlu yang namanya sebuah gaya. Tanpa ada gaya kejadian di atas tak akan terjadi dan benda akan tetap terus mempertahankan keadaan geraknya yang dikenal dengan istilah lembam. Maka besaran impuls dan momentum disini pasti dipengerahui oleh sebuah gaya dan karena dipengaruhi oleh gaya maka besaran impuls dan momentum merupakan besaran vektor yang mempunyai nilai dan arah.

Ok mari kita terapkan ke dalam problem. Anggap ada sebuah bola bergerak dengan kecepatan awal v mendekati penghalang.
 lalu kita anggap bola tersebut setelah mengani penghalang kecepan akhir v'=0 atau diam. Artinya bola diperlambat oleh gaya yang diberikan penghalang terhadap bola tersebut. anggap gaya tersebut besarnya F. Jika gaya yang diberikan lebih besar dari F maka bola akan berubah arah dan berbalik ke kiri. Supaya lebih simpel maka kita anggap dia berhenti.
Selama kecepatan bola tersebut berubah pasti ada selang waktu yang sangat singkat hingga mendekati nol yang terjadi selama gaya diberikan. Kita anggap waktunya Δt.
Maka menurut formula Newton. 
*Tanda negatif karena perlambatan
perlambatan a merupakan perubahan kecepatan Δv yang akhirnya menjadi diam selama selang waktu Δt
 karena v'=0 atau diam maka
dari sinilah muncul besaran baru yang disebut impuls (I) dan momentum (p) dimana imppuls I=FΔt menyatakan seberapa kuat kekuatan yang diberikan terhadap benda (arah kiri) sedangkan momentum p=mv menyatakan bahwa seberapa besar kesulitan benda itu untuk dihentikan (arah kanan).
*INGAT tanda negatif hanya menyatakan arah dimana I arah kiri dan p arah kanan, maka diberi negatif.
Jika benda dipercepat artinya arah gaya yang diberikan searah dengan arah gerak benda mula mula
 maka bisa disimpulkan bahwa Impuls merupakan perubahan momentum benda.






Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari blog Science Information. Berlangganan melalui email sekarang juga: