Asal Mula Sebuah Rumus

Kita hidup di dunia ini pasti ada tujuan. Setiap manusia di dunia ini diharuskan menuntut ilmu terutama bagi umat muslim hukumnya wajib menuntut ilmu atau mencari ilmu. Ilmu di dunia ini ada banyak macamnya dan sangat beragam mulai dari ilmu alam, ilmu sosial, ilmu  agama, ilmu politik, dan masih banyak lagi.

Ilmu alam adalah salah satu dari cabang ilmu yang mempelajari bagaimana keadaan atau kejadian di alam semesta ini mulai dari hal yang sangat kecil hingga yang berukuran jagat raya.

Di antara ilmu ilmu yang ada ilmu alamlah yang banyak terkandung berbagai macam rumus rumus untuk mempelajari keadaan, kejadian atau sifat tertentu dari suatu hal. Matematika, fisika, dan kimia adalah contoh ilmu yang banyak sekali menggunakan rumus atau formula guna menyelesaikan suatu permasalahan di alam.


Lantas apa yang ada di benak kita saat kita ingin mempelajari salah satu dari ilmu tersebut? Apakah kita langsung begitu saja menerima rumus rumus dan persamaan yang ada? Tentu saja tidak. Karena seorang yang memiliki ilmu dan memahami betul ilmu yang dipelajarinya haruslah tau asal muasal dari mana rumus tersebut bisa ada.

Kali ini saya akan menjelaskan kepada kamu mengenai dari mana asal mula sebuah rumus atau persamaan itu bisa ada. Disini saya hanya memberi contoh rumus yang ada di matematika fisika saja. Saya akan membagi ke dalam dua kategori besar asal muasal sebuah rumus yaitu secara alami dan penurunan.

1. Rumus Alamiah 

Maksud dari rumus alamiah itu gimana sih? Jadi gini yang dimaksud dengan rumus alamiah disini itu adalah rumus yang memang benar benar secara alami berasal dari alam atau bisa didapat dengan eksperimen atau pengamatan secara langsung. Rumus ini benar benar murni dan tanpa pencampuran dengan rumus rumus lain jadi bisa dibilang ini adalah pokok dari rumus rumus lain untuk dikembangkan lebih lanjut.

Contoh-contohnya apa sih? Banyak sekali contoh contoh yang bisa diambil dan tidak bisa saya sebutkan satu per satu disini misalnya: 
  • Rumus luas persegi dan persegi panjang, bangun datar 2 dimensi dibangun oleh sekumpulan bangun 1 dimensi yaitu sebuah garis.
  • Rumus Hukum Newton ( I, II, III ). Rumus ini didapat ketika mencoba benda yang bergerak dengan keadaan seideal mungkin atau permukaan dibuat sangat licin jadi dapat dilihat bahwa besarnya gaya sebanding dengan percepatan.
  • Hukum Hooke. Rumus ini juga didapat ketika Robert Hooke mencoba mengamati perubahan yang terjadi pada benda yang elastis seperti pegas dan ternyata berbanding lurus dengan gaya yang kita berikan, tapi ia tak menemukan lagi hubungan dengan besaran fisis lain maka dari itu dibuat lah konstanta agar ruas kanan dan ruas kiri menjadi sebuah persamaan yang mempunyai besaran yang sama.
  • Hukum Gravitasi Newton.
dan masih banyak yang lainnya.


2. Rumus Penurunan


Beda halnya dengan rumus yang didapat secara eksperimen atau pengamatan langsung. Biasanya rumus turunan ini bentuknya panjang dan banyak, tetapi tidak semua rumus penurunan bentuk persamaannya panjang misalnya E=mc2 .Rumus penurunan ini didapat dengan menggunakan rumus pokok yaitu rumus alami seperti di atas dan ditambah dengan logika atau penalaran yang logis atau bisa juga menggabungkan beberapa rumus pokok menjadi sebuah rumus elegan yang berguna. Karena rumus penurunan ini didapat dari rumus pokok maka jumlah dari rumus turunan ini sangatlah banyak dibanding dengan rumus pokok di atas dan sebagian besar sangat bermanfaat di kehidupan kita sehari-hari.Apa sih contohnya?

  • Rumus Einstein. Rumus ini sudah sangat terkenal dan tidak asing lagi di telinga kita. Rumus ini menyatakan bahwa energi dari sejumlah massa kecil bisa dibuat dalam jumlah besar karena berbanding lurus dengan kuadrat kecepatan cahaya (299.792.458 m/s). Tentu ini menjadi manfaat besar bagi industri bom atom di dunia.
  • Teori Phythagoras. Semua orang yang bersekolah pasti sudah sangat tidak asing lagi mendengar rumus ini karena sudah dikenalkan saat kita SD. Rumus ini diaplikasikan ke dalam sebuah tiga sisi dalam segitiga di mana hubungan sisi satu dengan yang lainnya dapat dinyatakan dengan teori phythgoras ini. Banyak sekali di google cara cara untuk membuktikan rumus phythagoras ini bisa dicari sendiri
  • Rumus GLBB. jika kamu pernah belajar fisika pasti pernah menjumpai tiga rumus GLBB yang sudah sangat familiar. Rumus ini didapat dari penurunan dan substitusi matematika sederhana. disini ada postingan yang berjudul pembuktian rumus GLBB
  • Rumus ABC. Rumus ini dipakai di persamaan kuadrat untuk mencari akar akar dari persamaan kuadrat tersebut.
  • Rumus Heron's (Luas Segitiga). Rumus ini pun juga didapat dari penurunan dari rumus yang sudah ada.

DAN MASIH BANYAK LAGI

Sampai disini dulu tulisan iseng yang saya buat semoga bermanfaat, mohon maaf apabila ada kesalahan dan tetap terus belajar dengan memahami, karena dengan memahami kita bisa lebih mendalami makna dari ilmu tersebut.

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari blog Science Information. Berlangganan melalui email sekarang juga: