Kalkulus - Limit Fungsi Aljabar


Halo guys apa kabar? Semoga kamu dalam keadaan baik baik saja ya.

Ok di malam senin ini mungkin bagi para siswa kelas 12 atau calon mahasiswa merupakan malam menegangkan karena besok adalah hari ujian SBMPTN 2016. Nah sebenarnya ga ada hubungannya sih antara intro ama judul wkwk,:D

Sekarang saya mau jelasin dulu nih apa sih itu pengertian dari limit. Menurut sumber yang saya kutip dari wikipedia menjelaskan

limit fungsi merupakan salah satu konsep mendasar dalam kalkulus dan analisis, tentang kelakuan suatu fungsi mendekati titik masukan tertentu. Suatu fungsi memetakan keluaran f(x) untuk setiap masukan x. Fungsi tersebut memiliki limit L pada titik masukan p bila f(x) "dekat" pada L ketika x dekat pada p. Dengan kata lain, f(x) menjadi semakin dekat kepada L ketika x juga mendekat menuju p. Lebih jauh lagi, bila f diterapkan pada tiap masukan yang cukup dekat pada p, hasilnya adalah keluaran yang (secara sembarang) dekat dengan L. Bila masukan yang dekat pada p ternyata dipetakan pada keluaran yang sangat berbeda, fungsi f dikatakan tidak memiliki.

Nah lhoo pada bingung kan? pada pusing kan? santai, disini saya mau ngejelasin dengan cara yang simpel.
Kita tau kalau setiap fungsi aljabar bisa di terapkan ke grafik kan? nah misalnya jika kita masukkan nilai x maka akan menghasilkan f(x). jika kita menggunakan limit dengan x kita ganti dengan p yang nilainya sangat mendekati x maka hasil dari limit p akan menghasilkan nilai L yang nilainya juga sangat mendekati f(x).

Nah dari situ kamu sudah dapet gambaran dong gimana pemahaman tentang limit ini.  Kalau belum paham ayoo coba dibaca ulang lagi.  Maka dari situ kita bisa tau kalau limit itu sebenarnya adalah pendekatan nilai suatu fungsi aljabar pada suatu peubah x. Langkah-langkah untuk menyelesaikan soal limit adalah
1. Substitusi langsung ---> jika hasil tentu maka selesai, jika tidak maka fungsi harus direkayasa
2. Pemfaktoran ---> biasanya fungsi berbentuk fungsi kuadrat
3. Perkalian sekawan ---> fungsi akar

Ok sekarang kita masuk  aja dulu ke contoh. Cekidot:

1. Jika kita substitusi langsung menghasilkan nilai tentu maka itulah hasilnya


2. Jika kita substitusi langsung menghasilkan bentuk tak tentu seperti 0/0 maka perlu direkayasa menggunakan pemfaktoran aljabar

3. Contoh di bawah ini masih sama seperti nomor 2 tadi


4. Untuk soal nomor 4 ini kamu harus rekayasa fungsi nya sehingga bentuk akar yang dibawah hilang caranya dengan mengalikan sekawan dengan tanda yang berlawanan.


5. Untuk contoh yang kelima ini kamu harus menggunakan perkalian sekawan dan pemfaktoran


Oh ya ada satu hal yang mau saya sampaikan kalau kamu sudah mensubtitusi nilai x atau peubahnya maka kata limit hilang, sebaliknya kalau kamu belum substitusi nilai nya maka kata limit belum hilang.

Cukup sekian dulu penjelasan dari saya. Jika masih ada yang kurang kurang silahkan ketik di kolom komentar di bawah nanti akan saya balas.

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari blog Science Information. Berlangganan melalui email sekarang juga: